Deklarasi Madrasah Ramah Anak Warnai Pembukaan MATAMUDA 2026 di Pesantren Sultan Hasanuddin

Gowa – Pesantren Sultan Hasanuddin melaksanakan Deklarasi Madrasah Ramah Anak pada Selasa, 14 Juli 2026 M bertepatan dengan 29 Muharram 1448 H, sebagai bagian dari rangkaian pembukaan Masa Ta'aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh santri baru Madrasah Aliyah Sultan Hasanuddin dan Madrasah Tsanawiyah Sultan Hasanuddin, serta dihadiri oleh Pimpinan Pondok Pesantren Sultan Hasanuddin Ustadz Firmanullah AM, S.Ag., Kepala Madrasah Aliyah Sultan Hasanuddin Drs. H. Marwan, M.Pd., Kepala Madrasah Tsanawiyah Sultan Hasanuddin Hj. Wahyuni Thahir, S.S., dewan guru, serta orang tua santri yang mengikuti kegiatan melalui Zoom Meeting.
Deklarasi Madrasah Ramah Anak menjadi bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, dan berpihak pada kepentingan terbaik anak. Melalui kegiatan ini, Pesantren Sultan Hasanuddin menegaskan bahwa seluruh warga madrasah memiliki tanggung jawab untuk menciptakan suasana belajar yang bebas dari segala bentuk kekerasan, perundungan, diskriminasi, maupun tindakan yang dapat menghambat tumbuh kembang murid.
Kegiatan deklarasi berlangsung dengan khidmat dan menjadi momentum penting bagi para santri baru untuk mengenal budaya Pesantren Sultan Hasanuddin yang menjunjung tinggi nilai-nilai akhlak, kepedulian, penghormatan, serta perlindungan terhadap hak-hak anak. Kehadiran orang tua secara daring melalui Zoom Meeting turut memperkuat sinergi antara keluarga dan madrasah dalam mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang positif.
Sebagai rangkaian penutup, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi simbolis penanaman pohon di halaman Pondok Pesantren Sultan Hasanuddin dan lingkungan madrasah. Prosesi tersebut menjadi simbol harapan agar semangat Madrasah Ramah Anak terus tumbuh dan berakar kuat, sebagaimana pohon yang ditanam untuk memberikan manfaat bagi generasi masa depan.
Melalui Deklarasi Madrasah Ramah Anak, Pesantren Sultan Hasanuddin kembali menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem pendidikan yang tidak hanya unggul dalam pembinaan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman, tetapi juga menghadirkan ruang belajar yang aman, nyaman, serta mendukung perkembangan karakter dan potensi setiap santri. Diharapkan semangat ini menjadi budaya yang terus terjaga dalam setiap aktivitas pendidikan di lingkungan Pesantren Sultan Hasanuddin.