Moskha Camp 2026: Menemukan Potensi, Menggali Prestasi dalam Semangat Kepramukaan dan Kepesantrenan

Islamiyah Sahab31 Jul 2026
205 Kali Dilihat
Bagikan:
Moskha Camp 2026: Menemukan Potensi, Menggali Prestasi dalam Semangat Kepramukaan dan Kepesantrenan

Gowa – Pesantren Sultan Hasanuddin kembali menggelar Moskha Camp (Masa Orientasi Santri dan Khutbatul Arsy) sebagai rangkaian penyambutan santri baru sekaligus pengukuhan Tamu Ambalan Gerakan Pramuka. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, Rabu–Jumat, 08–10 Safar 1448 H / 22–24 Juli 2026 M, mengusung tema "Menemukan Potensi, Menggali Prestasi."

Moskha Camp menjadi wadah bagi santri baru untuk mengenal kehidupan pesantren, membangun karakter kepemimpinan, menumbuhkan semangat kebersamaan, serta memperkuat nilai-nilai kepramukaan yang selaras dengan pendidikan kepesantrenan.

Mengangkat tema Menemukan Potensi, Menggali Prestasi, panitia berharap kegiatan ini mampu menjadi sarana pemetaan potensi setiap anggota baru Ambalan Sultan Hasanuddin. Melalui berbagai aktivitas yang dirancang secara edukatif dan menyenangkan, setiap peserta didorong untuk menemukan "nyala api" atau bakat yang selama ini terpendam sehingga dapat berkembang secara optimal selama menempuh pendidikan di Pesantren Sultan Hasanuddin.

Kegiatan diawali dengan upacara pembukaan yang berlangsung di lapangan utama pesantren. Selanjutnya para peserta mengikuti sesi pembekalan dan pemantapan materi yang berisi pengenalan kepramukaan, nilai-nilai kepesantrenan, kepemimpinan, serta pembentukan karakter sebagai santri dan anggota Pramuka Penegak.

Memasuki hari kedua, suasana semakin semarak melalui kegiatan senam pagi dan outbound di kawasan Hutan Jati. Berbagai permainan kerja sama dan tantangan kelompok dirancang untuk melatih komunikasi, kekompakan, kepemimpinan, serta kemampuan memecahkan masalah. Pada sore harinya, peserta bersama-sama mencari kayu sebagai persiapan api unggun, sebuah tradisi kepramukaan yang sarat makna persaudaraan dan semangat kebersamaan.

Puncak kegiatan berlangsung pada malam hari melalui api unggun, yang diisi dengan penampilan kreativitas setiap sangga, refleksi, serta penguatan nilai-nilai persatuan dan pengabdian. Suasana khidmat berlanjut pada dini hari dengan pelaksanaan salat tahajud berjamaah, dilanjutkan renungan malam sebagai momentum introspeksi diri, menumbuhkan rasa syukur, tanggung jawab, dan tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Rangkaian Moskha Camp kemudian ditutup pada Jumat dini hari melalui upacara penutupan, yang menandai berakhirnya masa orientasi sekaligus awal perjalanan para santri baru dalam menempuh pendidikan dan pembinaan karakter di Pesantren Sultan Hasanuddin.

Melalui Moskha Camp 2026, Pesantren Sultan Hasanuddin menegaskan komitmennya untuk tidak hanya mencetak santri yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan keagamaan, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan, kemandirian, kepedulian sosial, serta semangat berkarya. Harapannya, setiap santri mampu mengenali potensi terbaik yang dimiliki, mengembangkannya menjadi prestasi, dan kelak memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.

Moskha Camp 2026: Menemukan Potensi, Menggali Prestasi dalam Semangat Kepramukaan dan Kepesantrenan | Kabar Sulhas